Jumat, 07 Agustus 2026
Follow:
Home
MBG Bengkalis Dongkrak Gizi Anak dan Ekonomi UMKM Lokal
Rabu , 24 Juni 2026 - 22:12:13 WIB
  Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bengkalis, Hendrik Firnanda  
TERKAIT:
   
 
KLIKRIAU.COM, BENGKALIS  – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto dinilai telah memberikan manfaat besar, tidak hanya bagi peningkatan kualitas gizi anak-anak, tetapi juga dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bengkalis, Hendrik Firnanda, mengatakan, bahwa program nasional yang mulai berjalan sejak 6 Januari 2025 itu merupakan langkah strategis dalam menyiapkan generasi muda Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

“Program MBG sangat baik karena secara langsung menyentuh kebutuhan dasar anak-anak dalam pemenuhan gizi. Dengan asupan makanan yang sehat dan bergizi, kualitas kesehatan serta kemampuan belajar peserta didik diharapkan semakin meningkat,” ujar Hendrik, Rabu (24/6/2026).

Menurut Hendrik yang juga menjabat Sekretaris DPC Gerindra Bengkalis ini, pelaksanaan MBG melalui Badan Gizi Nasional (BGN) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) juga menjadi salah satu program yang tidak membebani keuangan daerah karena seluruh pembiayaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Yang terpenting adalah memastikan program ini berjalan optimal, tepat sasaran, dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Lebih jauh, Hendrik menilai Program MBG telah menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian daerah. Kebutuhan bahan pangan dalam jumlah besar setiap hari membuka peluang usaha yang luas bagi petani, nelayan, peternak, hingga pelaku UMKM lokal.

Ia berharap kebutuhan dapur MBG di Kabupaten Bengkalis dapat dipenuhi oleh produk-produk lokal, mulai dari sayuran, buah-buahan, telur, ikan, ayam hingga jasa distribusi dan pengolahan makanan.

“Jika bahan baku diprioritaskan dari UMKM dan pelaku usaha lokal, maka omset masyarakat akan meningkat. Ini menjadi peluang besar bagi UMKM untuk berkembang dan naik kelas,” ujarnya.

Selain meningkatkan pendapatan pelaku usaha, keberadaan dapur MBG yang beroperasi setiap hari juga menciptakan permintaan pasar yang stabil sehingga memberikan kepastian usaha bagi para mitra penyedia bahan baku.

Tak hanya itu, operasional dapur MBG turut membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat, mulai dari tenaga pengolahan makanan, distribusi, administrasi hingga tenaga pendukung lainnya.

“Program MBG bukan hanya investasi untuk kesehatan generasi muda, tetapi juga menjadi stimulus ekonomi yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat ekonomi kerakyatan di Kabupaten Bengkalis,” tambahnya.

Meski mendukung penuh keberlanjutan program tersebut, Hendrik mengingatkan seluruh pengelola dapur SPPG agar menjalankan tugas sesuai standar yang telah ditetapkan BGN. Ia menegaskan kualitas makanan harus tetap menjadi prioritas utama, baik dari sisi kandungan gizi, kebersihan maupun keamanan pangan.

“Jangan sampai ada pihak yang mengurangi kualitas makanan demi keuntungan pribadi. Jangan rusak cita-cita Presiden Prabowo untuk memberikan gizi terbaik bagi anak-anak Indonesia. Program ini harus dijaga bersama,” tegasnya.

Sejak mulai dilaksanakan secara bertahap pada Januari 2025, Program MBG telah memberikan manfaat kepada ribuan peserta didik di Kabupaten Bengkalis. Selain membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak sekolah, program ini juga mendukung percepatan penurunan angka stunting serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konsumsi makanan sehat dan bergizi.

Karena manfaatnya yang semakin dirasakan masyarakat, Hendrik berharap Program MBG dapat terus dilanjutkan dan diperluas cakupannya pada tahun-tahun mendatang. Menurutnya, keberlanjutan program menjadi kunci agar manfaat yang telah dirasakan saat ini dapat terus memberikan dampak positif bagi generasi muda dan perekonomian daerah.

“Program MBG harus terus dilanjutkan dan disempurnakan. Ini bukan hanya tentang memberi makan anak-anak sekolah, tetapi juga tentang membangun generasi masa depan yang sehat serta memperkuat ekonomi masyarakat dari bawah. Jika dijalankan dengan baik dan berkelanjutan, manfaatnya akan sangat besar bagi Kabupaten Bengkalis dan Indonesia secara keseluruhan,” pungkasnya.

Gerindra Bengkalis, lanjut Hendrik, siap menjadi garda terdepan dalam mengawal keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis agar tetap berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.*

 
Berita Terbaru >>
Dinilai Beratkan Media Startup SMSI Riau Minta Permenkum Nomor 49 Tahun 2025 Dikaji Ulang
Kepala Kanwil Kemenag Riau Muliardi, Terima Dua Penghargaan dari Kanwil DJPb Riau
Allinone Cote Kenalkan Pupuk Pintar 360 Hari, Solusi Efisiensi dan Pertanian Berkelanjutan
PWI Bengkalis Soroti Respons Kepala Samsat Zulham: Pejabat Publik Wajib Terbuka pada Media
Plt Gubernur Riau Buka SIEXPO 2026, Dorong Investasi hingga Hilirisasi Industri Sawit
Menkes Soroti Polemik Cibiran Dokter terhadap Pasien BPJS
Perlis Sampaikan Ucapan Selamat untuk HUT ke- 69 Riau
Kepala SMPN 11 Pekanbaru Ajak Siswa Jadi Generasi Berkarakter
UIR Borong 11 Piagam Penghargaan LLDIKTI Wilayah XVII Riau - Kepri
HIPMI PT Dikukuhkan, Unilak Dorong Mahasiswa Jadi Pelopor Wirausaha
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2025 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : [email protected]